Sabtu, 21 Desember 2013

Review JMovie: Confession (2010)

Hello minna. Baru nonton nih pilm, judulnya confession. Fillm udah lama, tahun 2010. Film ini gelap banget loh pemirsa. Maksudnya bukan gelap-gelapan gitu. Tapi tahu kan lah, gelap, dark, suram. Hehe. Menceritakan tentang balas dendam, film ini menghadirkan kejutan-kejutan psikologis, yang membuat saya selalu "ih" "hmmm" "what?"
Mengambil latar sekolah menengah, dengan tokoh utama sang guru SMP, bernama Yoko Moriguchi. Pada suatu hari, ia mengumumkan suatu hal yang sangat mengejutkan seisi kelas, bahwa anaknya meniggal, dibunuh oleh dua siswa di kelas itu. Lalu dia juga mengatakan hal yang lebih mengenjutkan lagi. Ia telah mecampur kedua susu yang diminum kedua anak itu dengan virus HIV.

Dari situ, kehidupan kelas itu berubah, begitu juga dua anak yang telah membunuh anak sang guru. Naoki,satu dari dua siswa tersebut, mengalami depresi sehingga ia tidak pergi ke sekolah lagi. Sedangkan seorang anak yang lain, Shuya, tetap bersekolah, meskipun harus dibully oleh teman-temannya..

Semua ini diawali dari Shuya,sang anak jenius. Tapi, ia membutuhkan perhatian. Shuya yang berpisah dengan ibunya saat kecil, benar-benar membutuhkan dunia untuk melihatnya. Melihat karya besarnya. Kejeniusan dia hampir membuat dia menjadi perhatian, saat ia berhasil membuat karyanya menjadikannya seorang siswa berprestasi, memenagkan kontes dengan dompet anti pencuri karyanya. Tapi, perhatian itu lenyap ketika ada berita yang lebih besar,seorang gadis, seusianya,membunuh keluarganya. Ia marah.Ia memutuskan melakukan hal yang lebih besar. ia mengajak naoki, anak yang polos dan biasa saja. Mengajaknya untuk melakukan rencana besarnya, dengan benda yang dibuatnya. Mulai dari sini, kekacauan terjadi.

Hmm, film ini, menurut saya hanya boleh ditonton orang dewasa deh, soalnya "dark" banget. Tapi memang,kalo kamu jadi sang guru, rasanya benar- benar pengin banget labrak anak-anak bandel ini. Terlebih lagi, mereka masih di bawah umur dan dilindungi secar hukum :) Film ini memang ada sisi negatifnya, yaitu "balas dendam". Tapi nilai moral yang saya tangkap dari film ini banyak banget, terutama untuk orang tua. Senakal-nakalnya shuya di sini, dia hanyalah anak yang minta perhatian dari ibunya. Anak-anak bisa tumbuh menjadi monster. Dan yang paling penting,jangan menganggap nyawa orang sepele, karena kamu juga akan dianggap sepele, dan menerima akibatnya.Tuh kan ngeri, hehe. Tapi di luar semua ini,ini film keren. Terutama yang doyan phsylogical thriller macem gini, tonton deh. Jaaane!! Emuah!!



Nobody Knows..Dare mo shiranai..simpel tapi memikat

Halo halo. Tadi malam saya baru aja iseng-iseng nonton film, yang saya udah punya dari kapan tahu, tapi baru sempat (lebih tepatnya baru menyempatkan) buat nonton tadi malam.

Jadi gini, langsung aja ya. Film ini diinspirasi dari kisah nyata, yang benar-benar terjadi di Jepang sana. Film ini menceritakan tentang 4 orang anak yang tinggal bersama ibunya. Anak tertua, bernama Akira, diberi tanggung jawab oleh ibunya untuk menjaga adik-adiknya pada saat ibunya pergi bekerja. Keempat anak-anak ini sangat polos dan penurut, terutama Akira. Meski dia tahu bahwa adik-adiknya berbeda ayah dengannya, Akira sangat bertanggung jawab menjaga adik-adiknya. Hingga pada suatu hari, Ibunya pergi untuk sekian lama dan tak kunjung kembali. Akira pun menyimpulkan bahwa ibunya takkan kembali. Akira pun benar-benar memikul tanggung jawab yang berat, terlebih uang pas-pasan yang ditinggalkan ibunya, ia harus mengaturnya dengan bijak.

O ya, hal yang penting di sini ketinggalan nih. Judulnya "tak seorang pun tahu", memang menceritakan keadaan adik-adik akira yang disembunyikan. Tak seorang pun tahu bahwa mereka juga tinggal bersama Akira dan ibunya. Yup, melihat bagaimana anak-anak itu dilahirkan, tahulah kenapa mereka disembunyikan.

Saat menonton film ini, rasanya saya merasa kesal sendiri. Ibunya egois banget. Tapi juga terenyuh, melihat kepolosan anak-anak ini hidup tanpa orang tua. Dan Akira, anak berumur 12 tahun yang mencoba menjadi orang tua mereka. Di sini,Yuya Yagira memerankan tokoh Akira dengan sangat pas. Saya melihat kepolosan, perjuangan, penderitaan yang dialami akira. rrrr such an adorable cute boy...

O ya, mungkin film ini rada "slow", mungkin agak sedikit membosankan, tapi kalo bagi saya sih, sa gak bosan nontonnya. Gak ada part yang saya cepet-cepetin. Karena menurut saya, film ini indah, meskipun sangat simpel. Pokoknya recommended buat yang suka film-film beginian.Yang lagi males berat-berat tapi pengen yang bermakna,tontoh deh. Hehe. Jaane.