Kamis, 31 Maret 2011

The Lost Day

Tiap detik perjalanan waktu, aku mungkin telah menghabiskan banyak waktu karena aku tidak banyak melakukan tindakan, malah bisa dikatakan belum melakukan tindakan. Pikiranku seperti kabel yg blundet2 sehingga hari2 yg kulalui sibuk kugunakan untuk merapikan kabel2 tsb.


Begitu juga dengan hati dan jiwaku. Hatiku seperti ruang tamu kotor, sofanya sangat berdebu, mejanya reot, tatanannya pun sangat acak2an sehingga orang yg bertamu berpikir 1899 kali untuk kembali. Jiwaku seperti rumah kosong yg mungkin para setan dan jin akan sangat senang membuatnya sebagai huniannya. Orang2 pun enggan mendekatinya meskipun sebagian merasa penasaran.