Senin, 28 Maret 2011

Ruang Mimpi

Mimpi itu datang lagi. Mengganggu ketenangan lagi. Mimpi yang membuatku ingin bangun. Mimpi yang membuatku tak ingin tidur. Buruk. Buruk sekali kawan. Kemarin aku lihat hantu. Tadi ada orang mati. Nanti apa lagi?


Ibu. Ibuku hobi menafsirkan mimpi. Yang inilah, yang itulah. Haruskah aku menganalisa mimpi apa ini, artinya apa ini? Ah, tak penting. Mimpi ya mimpi. Mimpi ya bunga tidur. Itu saja. Lalu kenapa aku harus takut??

Dalam lelap, kau menemukan dunia baru. Dalam senyap, hanya ada dirimu, dan Dia, yang maha tahu.

Kamar asbar no 4 dari selatan, 28 Maret 2011.
Diah Armyati.